SEMANGAT ITU MASIH ADA SAMPAI UJUNG SENJA

Tetaplah berjuang sampai ujung senja. Jadikanlah batas kesabaran itu hingga Allah ridho pada diri. Semangatlah apa pun yang terjadi karena hakikatnya meskipun diri tak mau semangat, sesuatu apa pun itu akan tetap terjadi jua.

Sebaik-baiknya teman adalah yang menunjukkan kepada kebaikan.

Teman merupakan bagian yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan ini. Tanpa kehadiran teman kita bukanlah apa-apa, dan bukan siapa-siapa. Dalam cakupan yang luas, teman juga bisa diartikan sebagai orang yang menemani kebersamaan dan membantu kita, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mendapatkan Ketenangan Hati Dalam Menghadapi Masalah Hidup

Setiap manusia tidak ada yang tidak mempunyai masalah hidup, terlepas dari segala aspek status maupun derajatnya. Terkadang masalah tersebut bisa membuat kita menjadi stres atau bahkan akhirnya menjadi sakit, namun jika kita pandai untuk mengelolanya dengan baik masalah tersebut justru bisa menjadi sesuatu pelajaran yang sangat berguna untuk kita.

Rasa gembira merupakan kesan positif kejiwaan yang muncul di berbagai keadaan.

Menghapus rasa duka dan menciptakan keceriaan merupkan hal yang cukup baik untuk diri sendiri maupun bagi keluarga dan masyarakat. Karena rasa duka dan ceria tidak hanya terbatas pada pribadi manusia. Keceriaan dan kesedihan seorang manusia boleh berpengaruh juga terhadap orang lain. Oleh kerana itu, kesedihan ataupun keceriaan seseroang berpengaruh juga bagi orang lain di sekitarnya.

Atasi rasa lelah

Jangan kalah sama rasa lelah. Ketika kita terjangkiti rasa lelah, hanya ada dua pilihan, berhenti atau meneruskan. Tapi ketahuilah, bahwa berhenti karena lelah itu adalah simbol dari kekalahan, menyerah dan putus asa, yang merupakan bagian dari kekufuran.

Tampilkan postingan dengan label BERBAGI ILMU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERBAGI ILMU. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Desember 2014

Rabu Akhir Safar

NAHAS HARI  RABU
 
Allah berfirman :
“Sesungguhnya kami telah menghembuskan kepada mereka angin sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus”.
(Q.S. Al-Qomar : 19)

            Yaitu hari Rabu, berdasar dalil yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik r.a, ia berkata : “Rasulullah saw telah ditanya tentang hari rabu. Lalu Beliau saw menjawab : “Hari Rabu adalah hari nahas yang terus menerus”.
               Mereka bertanya : “Kenapa bisa demikian, ya Rasulullah ?”.
            Jawab : “Karena pada hari itu Allah telah menenggelamkan Fir’aun dan kaumnya, memusnahkan kaum Aad dan Tsamud, yaitu kaum Nabi Sholeh”.

            (Uraian): sebagian ulama’ mengatakan bahwa Allah telah membinasakan tujuh kaum yang kafir pada hari rabu dengan tujuh macam azab, mereka itu adalah :
pertama   :  Auj bin Unuq dibinasakan dengan burung Hudhud.
Kedua      :  Qorun dibinasakan dengan dibenamkan ke dalam tanah.
Ketiga   : Fir’aun dan pasukannya dibinasakan dengan ditenggelamkan ke dalam  sungai Nil.
Keempat : Namrud dibinasakan dengan nyamuk.
Kelima     : Kaum Luth dibinasakan dengan batu.
Keenam  : Syidad bin Aad dibinasakan dengan suara jeritan Jibril as.
Ketujuh   : Kaum Aad dibinaskan dengan angin yang kencang.

            Diambil dari Kitab As Sab’iyyaatu fil Mawaa’idhil Barriyyat karya Al Imam Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdurrahman Al-Hamdaani.
 
 
AMALAN HARI RABU AKHIR BULAN SAFAR

 Bismillah hirrohman nirrohim

Banyak Awliya Allah yang mempunyai pengetahuan spiritual yang tinggi mengatakan bahwa pada setiap tahun, Allah menurunkan 320.000 macam bala bencana ke bumi dan semua itu pertama kali terjadi pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar (As Syeikh Al Kamil Fariduddin As Sukar Janji di dalam kitab "Al Jawahir Al Khoms" halaman 5) yang dikenal dengan Rabu Wekasan. Oleh sebab itu hari tersebut menjadi hari yang terberat di sepanjang tahun. Maka di sunnatkan untuk melakukan shalat.


Tata cara sholat

Dapat dilakukan secara sendiri sendiri atau ber jama’ah
Jumlah raka’at = 4 raka’at dengan 2 kali salam dengan bacaan setelah al fatihah :

Surat al kautsar (17x)
Surat al Ikhlas (5x)
Surat al Falaq dan an Nas masing masing (1x)


Niat Sholat : Usholli sunnatal lidaf’il balaa rokatainii lillaahi ta’ala


Waktu pelaksanaan :
dimulai dari hari selasa Ashar atau maghrib sampai Ashar atau maghrib hari rabu.


Doa setelah sholat :
Bismilaahir rahmaanir rahiim
Wa shallallaahu alaa sayyidinaa muhammadin wa alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Allaahumma yaa syadiidal quwa wa yaa syadidal mihaal yaa aziiza dzallat Li’izzatika jamii’u khalqika ikfinii min jamii’I khalqika yaa muhsinu yaa mujammilu yaa mutafadh-dhilu yaa mun’imu yaa mukrimu yaa man laa ilaaha illa anta bi rahmatika yaa arhamar raahimiin Allaahumma bisirril hasani wa akhiihi wa jaddihi wa abiihi ikfinii syarra haadzal yawma wa maa yanzilu fiihi yaa kaafii fasayakfiyukahumul-laahu wa huwas-samii’ul ‘aliim. Wa hasbunallaahu wa ni’mal wakiilu wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Wa shallallaahu ta’aalaa ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wasallam



(Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga shalawat dan salam Allah senantiasa tercurah pada junjungan kami, Nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabatnya. Allahumma, Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memiliki Kekuatan dan Keupayaan; Ya Allah, Tuhan Yang Mahamulia dan karena Kemuliaan-Mu itu, menjadi hinalah semua makhluk ciptaan-Mu, peliharalah aku dari kejahatan makhluk-Mu; Ya Allah, Tuhan Yang Maha Baik Perbuatan-Nya; Ya Allah, Tuhan Yang Memberi Keindahan, Keutamaan, Kenikmatan dan Kemuliaan; Ya Allah, Tiada Tuhan kecuali hanya Engkau dengan Rahmat-Mu Yang MahaPenyayang.

 Allaahumma, Ya Allah, dengan rahasia kemuliaan Sayyidina Hasan ra dan saudaranya (Sayyidina Husein ra), serta kakeknya (Sayyidina Muhammad saw) dan ayahnya (Sayyidina `Ali bin Abi Thalib ra), peliharalah aku dari kejahatan hari ini dan kejahatan yang akan turun padanya; Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memelihara, cukuplah Allah Yang Maha Memelihara lagi Maha Mengetahui untuk memelihara segalanya. Cukuplah Allah tempat kami bersandar; tiada daya dan upaya kecuali atas izin Allah Yang Maha Tinggi lagi MahaAgung. Amin.

Sabtu, 01 November 2014

DO’A ASYURO

Do’a ini dibaca setelah Maghrib

Barang siapa pada hari Asyuro
(yaitu pada tanggal 10 Muharrom)
Membaca sebanyak 70 x



Kemudian membaca do'a di bawah ini sebanyak 7 x
Insya Allah akan panjang umur sehat wal afiat sampai tahun berikutnya



Berkaitan dengan datangnya tanggal 10 Muharram yang mulia tersebut, ulama’ mengajarkan berbagai kebajikan yang hendaknya diamalkan sebagai penghiasnya. Amalan pertama adalah melapangkan nafkah untuk anak dan istri, yakni dengan menambah kegembiraan di hati keluarga. Caranya bisa dengan menambah uang belanja, agar hari itu keluarga bisa menikmati makanan yang lebih baik dari hari biasa. Bisa juga Anda memberikan hadiah yang tidak disangka-sangka, meski harganya tidak mahal. Amalan ini memiliki keutamaan, Allah akan melapangkan hidup orang tersebut sepanjang tahun itu.

Amalan kedua ialah mengusap kepala anak yatim. Istilah mengusap adalah kiasan untuk menyantuni anak yatim. Fadhilahnya ialah Allah akan menganugerahkan kebaikan bagi tiap-tiap rambut yang diusapnya. Amalan ketiga ialah memuliakan fakir miskin. Keutamaannya ialah Allah akan melapangkan alam kuburnya.

Amalan keempat ialah menahan amarah. Fadhilahnya, di akhirat nanti, Allah akan memasukkannya ke dalam golongan yang ridho dan diridhoi. Amalan kelima adalah menunjukkan jalan bagi orang yang sesat. Fadhilahnya ialah Allah akan menyinarkan cahaya iman ke dalam hatinya.

Amalan keenam, tentu saja, bershodaqoh. Fadhilahnya ialah Allah akan menjauhkannya dari siksa neraka, sejauh jarak seekor gagak yang terbang tanpa berhenti dari kecil hingga ia mati. Amalan ketujuh, memelihara kehormatan diri. Fadhilahnya, Allah akan mengaruniakan hidup yg senantiasa diterangi cahaya keimanan.Juga dia dicatat seperti bersedekah dalam setahun sebagaimana dikatakan oleh sahabat Abdullah bin 'Amr bin 'Ash, "Barangsiapa berpuasa Asyuro maka seakan-akan dia berpuasa selama setahun dan siapa yang bersedekah pada hari itu, maka seakan-akan dia bersedekah selama setahun."

Amalan kedelapan ialah memperbanyak istighfar dan taubat kepada Allah, karena sabda Nabi SAW
"... Sesungguhnya pada bulan Muharrom terdapat satu hari (yaitu Asyuro) dimana Allah telah mengampuni di hari itu suatu kaum dan Dia akan mengampuni pada kaum-kaum yang lain." (HR. Tirmidzi dari Ali bin Abi Tholib). Yang kesembilan memperbanyak sholat sunnah. Fadhilahnya, Allah akan mengampuni atas dosanya.

Amalan kesepuluh memperbanyak membaca "Hasbiyallah wa ni'mal wakil, ni'mal maula wa ni'man nashir." Fadhilahnya, tidak akan mati pada tahun itu. Amalan kesebelas, menjamu orang yang berbuka puasa. Fadhilahnya diberi pahala seperti memberikan buka puasa kepada sekalian orang islam. Yang kedua belas ialah berpuasa Asyuro.

Kecuali berpuasa dan menyantuni anak yatim yang memang sudah termasyhur kesunnahannya, sebagian besar amalaiah dan fadhilah tersebut memang tidak mempunyai dasar hukum yang kuat. Namun, ada sebagian ulama' yang memperbolehkan penggunaannya sebagai bagian dari fadhoil al a'mal, penambah keutamaan ibadah. Maka dari itu, terlepas dari kontroversi mengenai kekuatan hukumnya, pengamalan semua anjuran tersebut dikembalikan pada ketetapan hati pelakunya.

Wallahu a'lam bish showab.


Sabtu, 11 Oktober 2014

21 Manfaat Mengkonsumsi Madu

Sudah sejak lama madu digunakan sebagai kecantikan. Madu memang mmpunyai jutaan khasiat yang menakjubkan untuk kesehatan.  Berikut adalah keajaiban madu untuk tubuh :

1.       Madu kaya akan senyawa humektan. Hal ini membantu mempertahankan kadar air dalam kulit dan mengembalikan elastisitasnya, sehingga membuat kulit lentur.
2.       Madu membantu mengangkat sel kulit mati dan mencegah munculnya keriput.
3.       Anti bakteri dan anti mikroba pada madu membantu mencegah pertumbuhan bakteri tertentu. Sehingga digunakan untuk mengobati luka bakar dan lecet.
4.       Madu membantu membersihkan luka, mengurangi bau dan nanah serta meningkatkan penyembuhan cepat.
5.       Madu digunakan untuk mengobati kulit rusak dan regenerasi sel-sel kulit baru. Madu efektif menyembuhkan eksim, dermatitis dan gangguan kulit lainnya.
6.       Sifat anti jamur dalam madu , dapat membantu menyembuhkan infeksi pada kaki.
7.       Madu sarat dengan anti oksidan alami, yang membantu melindugi kulit dari kerusakan ultraviolet.
8.       Madu dapat digunakan sebagai tabir surya untuk melindungi kuit dari sinar matahari.
9.       Madu bisa menembus lapisan atas kulit, jadi dapat mengelupas kotoran. Serta membantu melawan infeksi dan mencegah masalah jerawat.
10.   Madu adalah pelembap kulit yang baik dan efektif meremajakan kulit.
11.   Penerapan madu pada bibir pecah-pecah dan keriput akan membuat mereka sangat halus dan lembut.
12.   Madu terdiri dari gula seperti glukosa dan fruktosa dan mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi dan fosfat.
13.   Madu mengandung vitamin B1, B2, C, B6, B5 dan B3, yodium dan seng..
14.   Madu dapat  meningkatkan daya tahan dan mengurangi kelelahan otot.
15.   Madu membantu pada wanita yang mengalami morning sickness saat hamil.
16.   Konsumsi madu secara teratur akan meningkatkan penyerapan kalsium dan jumlah hemoglobin yang membantu untuk melawan anemia.
17.   Madu membantu menurunkan kolesterol serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).
18.   Madu membantu membersihkan sistem pernapasan dari lendir.
19.   Madu membantu memodulasi sistem kekebalan tubuh, mencegah terulangnya infeksi.
20.   Madu memainkan peran penting dalam mengelola obesitas.
21.   Madu membantu mempercepat metabolisme yang pada gilirannya membantu tubuh lebih banyak membakar lemak.

Diambil dari Majalah Mustahiq, edisi bulan 41 September  2014 – Dzulqa’idah 1435 H – Dzulhijah 1435 H.

Rekening a.n Yayasan Mustahiq
Mandiri                               1420 011 290 698               Infaq/Shodaqoh
Mandiri Syariah                 4260 002 556                       Zakat
BNI 46                                0241 906 917                       Infaq/Shodaqoh
Bank Muamalat                  707 0001 209                       Infaq/Shodaqoh
BNI 46 Syariah                   770011111                           Infaq/Shodaqoh

Mohon setelah transfer ZIS konfirmasi ke            :
085 735 007 816
dengan format  :
ZIS_Nama_Alamat_Tanggal_Nama Bank_Donasi

Contoh: Zakat_Ibrohim_Jl. Majapahit 17_28 Februari 2014_500.000

Minggu, 05 Oktober 2014

Sepuluh sifat yang dibenci allah swt

Dalam kitab nashoihul ‘ibad al imam an nawawi berkata  : “ Ada sepuluh sifat yang dibenci allah, yang timbul dari sepuluh macam orang, yaitu        :
1.      Sifat bakhil yang timbul dari orang kaya
Harta kekayaan yang kita miliki pada hakikatnya adalah titipan allah yang sudah seharusnya dipergunakan untuk mencari ridho-Nya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara banyak beramal sholeh seperti bersedekah, infaq, maupun amal-amal lainnya. Oleh karena itu, tidaklah pantas bagi orang muslim memiliki sifat bakhil dan kikir terhadap hartanya. Bukankah kekayaan tidak mungkin dapat dicapai kecuali dengan izin Allah ? Karenanya marilah kita bergembira dalam menginfakkan harta kekayaan di jalan Allah.

2.       Kesombongan yang timbul dari orang fakir
Kenikmatan allah yang paling besar untuk umat manusia adalah Allah menciptakan kita dari yang mulanya tidak ada menjadi ada serta membebaskan kita dari kekufuran kepada cahaya Islam. Pada hakikatnya kesombongan yang ada pada orang fakir dapat membinasakannya sendiri karena sebenarnya manusia tidak pantas untuk sombong sebab kita diciptakan dari air yang hina yaitu air mani. Dalam suatu riwayat Abu Hurairah ra. Berkata bahwa Rasulullah Saw. Pernah bersabda             : “Ada tiga perkara yang yang dapat membinasakan manusia yaitu : sifat sangat bakhil, sifat yang senantiasa memperturutkan hawa nafsunya, dan sifat membanggakan diri sendiri.”
Haits lain mengatakan bahwa, “Celakalah anak Adam, bagaimana mungkin dia berlaku sombong, padahal dia hanyalah akan menjadi bangkai yang menyebarkan aroma tidak sedap bagi orang lain yang lewat didekatnya. Anak Adam itu diciptakan dari tanah dan ia akan kembali ke tanah pula.” (HR. Dailami)

3.       Ketamakan yang timbul dari ‘ulama
Menjadi seorang ulama’ sudah pasti beban yang dipikul sangat berat terutama dalam mengarahkan umatnya ke jalan yang diridhoi Allah. Maka sifat tamak haruslah dijauhi dalam setiap langkah dakwah Islam.
4.       Tidak punya rasa malu yang timbul dari kaum wanita
Sebagai makhluk mulia yang diciptakan Allah, seorang wanita seyogyanya menjaga harga dirinya dengan ketentuan agama Islam. Karena kesucian seorang wanita sangatlah mahal harganya apalagi kaum wanita yang baik akan mampu melahirkan generasi-generasi yang unggul. Oleh sebab itu sudah sepantasnya jika seorang wanita memiliki sifat malu. Dapat kita bayangkan apa yang yang terjadi jika wanita sudah tidak punya rasa malu? Hal inilah yang sedang terjadi sekarang. Bahkan dalam sebuah hadits dikatakan bahwa, “Barang siapa tidak memiliki sifat haya’ (rasa malu), maka tidak ada agama baginya. Barangsiapa tidak memliki rasa malu di dunia, maka dia tidak akan masuk surga.” (HR. Dailami)
5.       Cinta keduniaan yang timbul dari kakek-kakek
Islam tidak melarang seseorang untuk menjadi kaya asalkan dengan kekayaan itu dia semakin baik kualitas ibadahnya. Dalam salah satu riwayat dikatakan bahwa penyakit seorang muslim itu ada dua yaitu cinta dunia dan takut mati. Dapat kita cermati bersama bahwa betapa banyak saudara-saudara kita yang tidak pernah puas mengejar dunia? Padahal dunia tidak akan dibwa mati. Oleh karena itu janganlah kita termasuk orang-orang yang cinta dunia terutama bagi para kakek-kakek dan orang yang sudah lanjut usia.
6.       Kemalasan yang timbul dari kaum remaja
Munculnya sifat malas bisa ditimbulkan karena kita tidak mengerti hakikat dari kehidupan ini. Pada hakikatnya kita diciptakan oleh Sang Kholiq untuk beribadah kepada-Nya sehingga sudah sepantasnya setiap hari kita berlomba-lomba beribadah kepada-Nya untuk terus memperbanyak dalam menuntut ilmu terutama ilmu Agama dan harus mengamalkannya agar kelak mendapatkan kemuliaan hidup di dunia dan di akhirat. Dan seyogyanya untuk kaum remaja, masa muda yang dimiliki, dimana masih memiliki fisik yang kuat sehingga hal itu adalah peluang yang sangat besar agar dapat menimba ilmu khususnya ilmu agama. Dengan terus belajar ilmu Agama dan berusaha mengamalkannya maka insyaallah rasa malas akan hilang.
7.       Kedholiman yang timbul dari para penguasa
Idealnya menjadi seorang pemimpin itu haruslah adil. Adil dalam artian mampu menempatkan segala sesuatu dengan kadarnya. Namun tidak sedikit kita jumpai pemimpin yang dholim, pemimpin yang dholim dimana mereka senang bertindak sewenga-wenang. Padahal amanah yang diembannya akan dipertanggung jawabkan kelak di akhirat.
8.       Pengecut yang timbul dari pasukan perang
Dalam siroh nabawiyah dijelaskan bagaimana kokohnya para sahabat saat berperang dijalan Allah demi tegaknya agama Islam. Dengan semangat membara para pasuka muslim berhasil mengalahkan kaum Quraisy’ pada waktu perang badar. Nah, sifat pengecut saat perang yaitu lari dari medan perang merupakan hal yang tidak patut dilakukan oleh seorang pejuang islam, karena  sifat pengecut akan menyebabkan kegagalan dalam mendakwahkan agama Islam.
9.       Ujub yang timbul dari kalangan orang –orang zuhud
Zuhud dalam Islam sangat dianjurkan yaitu tidak mencintyai dunia dan hidup secukupnya. Dalam hal ini bagi orang-orang yang zuhud tidak patut kiranya untuk menyombongkan diri (ujub) kezuhudannya. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika tangan kanan beramal tetapi tangan kiri tidak mengetahuinya. Dalam sebuah hadits dikatakan, “Barangsiapa memuji dirinya karena amal sholih yang telah dia lakukan, maka sungguh sia-sia syukurnya kepada Allah dan pasti terhapus amal kebajikannya.” (HR. Abu Nu’aim)
10.   Riya’ yang timbul dari kalangan ahli ibadah
Menjadi ahli ibadah adalah harapan setiap muslim. Dan di dalam perjalanannya pasti akan menemui banyak ujian. Oleh karena itu, sifat riya’ haruslah dihindari karena hal itu justru akan menghapus amal ibadah kita sebagaimana dalam sebuah hadits dikatakan bahwa, “Takutlah kalian untuk mencampuri ketaatan kepada Allah dengan rasa senang akan sanjungan manusia (riya’), karena (pahala) amal kalian akan terhapus.” (HR. Dailami)


Kamis, 05 Juni 2014

Materi Ngaji

Beberapa perkara yang menyebabkan kefakiran atau terhalangnya rezeki adalah sebagai berikut :
1.       Tidur dengan keadaan seluruh tubuh telanjang.
2.       Kencing dengan keadaan seluruh tubuh telanjang.
3.       Makan dalam kondisi junub (berhadas besar) kecuali perempuan yang sedang haid.
4.       Makan sambil posisi tidur miring.
5.       Membiarkan sisa makanan.
6.       Membakar kulit bawang merah dan bawang putih.
7.       Menyapu lantai rumah dengan kain.
8.       Menyapu rumah pada malam hari.
9.       Membiarkan sampah ada pada dalam rumah.
10.   Berjalan di depan atau mendahului orang tua.
11.   Memanggil kedua orang tua dengan namanya langsung.
12.   Membersihkan makanan yang tersisa di sela gigi dengan benda kasar.
13.   Membersihkan tangan dengan lumpur, tanah, dan/atau debu.
14.   Duduk di ambang pintu rumah.
15.   Bersandar pada salah satu daun pintu rumah.
16.   Wudhu di tempat istirahat.
17.   Menjahit baju yang masih dikenakan.
18.   Menyeka wajah dengan baju.
19.   Membiarkan sarang laba-laba di dalam rumah.
20.   Mengabaikan sholat.
21.   Cepat-cepat keluar dari masjid setelah sholat Shubuh.
22.   Terlalu pagi pergi ke pasar.
23.   Memperlambat pulang dari pasar.
24.   Membeli roti dari orang fakir yang mengemis.
25.   Mendoakan jelek kepada anak.
26.   Dan memadamkan lampu dengan meniupnya.
TA’LIM MUTA’ALLIM




Selasa, 22 April 2014

DO'A & DZIKIR MEMASUKI BULAN RAJAB

"Allahummaa bariklanaa fii rajaba wa sya'ban wa balighna ramadhan"
(Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab, Sya'ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan)
Terdapat riwayat dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, belliau menceritakan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ، قَالَ: «اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ»
“Dulu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki bulan Rajab, beliau berdoa: Allahumma baarik lanaa  fii Rajabin wa sya’baana… 
Do'a dan Dzikir yang baik untuk dibaca :
Robbighfirlii warhamnii watub 'alayya 

رب اغفرلي وارحمني وتب علي

Artinya : Ya Tuhanku, ampunilah dosaku, dan berilah rahmat kepadaku dan terimalah tobatku.
 dibaca sehabis subuh dan maghrib selama bulan Rajab. 70x rutin stiap ba'da isya' pd mlm bulan Rajab, maka kulitnya tidak akan tersentuh Api Neraka.
- Istghfar, dibaca 70x:

رب اغفرلي وارحمني وتب علي

" Robbighfirlii Warhamnii Wa Tub 'Alayya "

- Tasbih :
* Mulai Tanggal 1 - 10 Rojab, membaca 100x/Hari:

سبحان الحي القيوم

" Subhanal Hayyil Qoyyum "

* Mulai Tanggal 10 - 20 Rojab, membaca 100x/Hari:

سبحان الله الاحدالصمد

" SubhanaAllohil Ahadish Shomad "


* Mulai Tanggal 20 - 30 Rojab, membaca 100x/Hari:

سبحان الله الرئوف

" SubhanaAllohir Ro'uf "

Barang siapa membaca : AHMADU RASUULULLAH MUHAMMADUR RASUULULLAH 35X, Dibaca pada saat khutbah di hari Jum’at Akhir bulan Rojab, maka dimudahkan rizqinya dan dicukupi segala kebutuhanya (Qaul Ulama’).

Doa-Doa Pilihan di Bulan Rajab

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَب وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا شَهْرَ رَمَضَانَ، واَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ وَحِفْظِ اللِّسَانِ وَغَضِّ الْبَصَرِ، وَلاَ تَجْعَلْ حَظَّنَا مِنْهُ الْجُوعَ وَالْعَطَشَ
Allâhumma bârik lanâ fî rajab wa sya`bân, wa ballighnâ syahra ramadhân, wa a`inna `alash shiyâmi wal-qiyâmi wa hifzhil lisân wa ghadhdhil basher, walâ taj’al hazhzhanâ minhul jû`a wal-`athasy.
Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan. Bantulah kami untuk melaksanakan puasa, melakukan shalat malam, menjaga lisan dan memelihara pandangan; dan jangan jadikan puasa kami hanya sekedar lapar dan dahaga.
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللّهُمَّ اِنّي اَساَلُكَ بِاَنَّكَ مَلِكٌ، واَنَّكَ عَلى كُلِّ شَيْيء مُقْتَدِرٌ، وَاَنَّكَ ما تَشاءُ مِنْ أَمْر يَكُونُ، اَللّهُمَّ اِنّي اَتَوجَّهُ اِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّد نَبِيِّ الرَّحْمَةِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ، يا مُحَمَّدُ يا رَسُولَ اللهِ، اِنّي اَتَوجَّهُ بِكَ اِلَى اللهِ رَبِّكَ وَرَبِّي لِيُنْجِحَ لي بِكَ طَلِبَتي، اَللّهُمَّ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّد وَالاَْئِمَّةِ مِنْ اَهْلِ بَيْتِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَيْهِمْ اَنْجِحْ طَلِبَتي
Allâhumma innî as-aluka bi-annaka malikun, wa annaka ‘alâ kulli syay-in muqtadir, wa annaka mâ tasyâu min kulli amrin yakûn. Allâhumma innî atawajjahu ilayka binabiyyika Muhammadin nabiyyir rahmah shallallâhu ‘alayhi wa âlihi. Yâ Muhammadu yâ Rasûlallâh, innî atawajjahu bika ilallâhi Rabbika wa Rabbî liyunjihalî bika thalibatî. Allâhumma binabiyyika Muhammadin wal-aimmati mn ahli baytihi shallallâhu ‘alayhi wa ‘alayhim anjih thalibatî.
Ya Allah, aku memohon pada-Mu karena Engkau adalah  Penguasa, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan apa yang Kau kehendaki pasti terjadi. Ya Allah, aku menghadap kepada-Mu dengan Nabi-Mu Muhammad saw Nabi penebar kasih sayang. Ya Muhammad ya Rasulullah, aku menghadap denganmu kepada Allah, Tuhanmu dan Tuhanku, agar aku dapat mencapai harapanku. Ya Allah, dengan Nabi-Mu Muhammad dan para Imam dari ahlu baitnya (semoga shalawat tercurahkan padanya dan pada mereka), perkenankan harapanku.
(Sesudah membaca doa ini sampaikan hajat Anda)
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللّهُمَّ اِنّي اَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَديلَةِ عِنْدَ الْمَوْتِ، وَمِنْ شَرِّ الْمَرْجِعِ فِي الْقُبُورِ، وَمِنَ النَّدامَةِ يَوْمَ الاْزِفَةِ، فَاَسْاَلُكَ اَنْ تُصَلِّيَ عَلى مُحَمَّد وَآلِ مُحَمَّد، واَنْ تَجْعَلَ عَيْشي عَيْشَةً نَقِيَّةً وَميتَتي ميتَةً سَوِيَّةً، وَمُنْقَلَبي مُنْقَلَباً كَريماً، غَيْرَ مُخْز وَلا فاضِح
Allâhumma innî a’ûdzu bika minal ‘adîlati ‘indal mawt, wa min syarril marji’I fil qubûr, wa minan nadâmati yawmal âzifah. Fa as-aluka an tushalliya ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad, wa an taj’ala ‘aysyî ‘aysyatan naqiyyah wa maytatî maytatan sawiyyah, wa munqalabî munqalaban karîmâ, ghayra mukhzin wa lâ fâdhih.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bujukan setan pada kebatilan saat sakratul maut, keburukan kediamanku  di alam kubur, dan penyesalan pada hari kiamat. Aku memohon pada-Mu agar Kau sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan Kau jadikan penghidupanku penghidupan yang suci, kematianku kematian yang mulia, tempat kembaliku tempat kembali yang mulia, bukan yang hina dan memalukan.
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى مُحَمَّد وَآلِهِ الاَْئِمَّةَ، يَنابيعِ الْحِكْمَةِ وَاُولِى النِّعْمَةِ وَمَعادِنِ الْعِصْمَةِ، وَاْعصِمْني بِهِمْ مِنْ كُلِّ سُوء، وَلا تَأخُذْني عَلى غِرَّة، وَلا عَلى غَفْلَة، وَلا تَجْعَلْ عَواقِبَ اَعْمالي حَسْرةً، وَارْضَ عَنّي فَاِنَّ مَغْفِرَتَكَ لِلظّالِمينَ، وَاَنَا مِنَ الظّالِمينَ
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âlihil aimmah, yanâbi’ul hikmah wa ulin ni’mah, wa ma’âdinil ‘ishmah. Wa’shimnî bihim min kulli sûin, wa lâ ta’khudnî ‘alâ ghirrah wa lâ ‘alâ ghaflah, wa lâ taj’al ‘awâqibi a’mâlî hasrah, wardha ‘annî fainna maghfirataka lizh-zhâlimîn, wa ana minazh zhâlimîn.
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan para Imam dari keluarganya. Merekalah sumber hikmah,  pemilik kenikmatan dan tonggak keterjagaan dari kesalahan dan dosa. Dengan mereka jagalah aku dari semua keburukan, jangan siksa daku karena kelaiaan dan kealpaan, jangan jadikan akhir semua amalku kerugian, dan  ridhai aku. Karena sesungguhnya ampunan-Mu untuk orang-orang yang berbuat zalim, dan aku tergolong pada orang-orang yang berbuat zalim.
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي ما لا يَضُرُّكَ، واَعْطِني ما لا يَنْقُصُكَ، فَاِنَّكَ الْوسيعُ رَحْمَتُهُ، الْبدَيعُ حِكْمَتُهُ، وَاَعْطِني السَّعَةَ وَالدِّعَةَ، والاَْمْنَ وَالصِّحَّةَ، وَالْبُخُوعَ وَالْقُنُوعَ، وَالشُّكْرَ وَالْمُعافاةَ، والتَّقْوى وَالصَّبْرَ، وَالصِّدْقَ عَلَيْكَ وَعَلى اَوْلِيائِكَ، وَالْيُسْرَ وَالشُّكْرَ، وَاَعْمِمْ بِذلِكَ يا رَبِّ اَهْلي وَوَلَدي وَاِخْواني فيكَ وَمَنْ اَحْبَبْتُ وَاَحَبَّني، وَوَلَدْتُ وَوَلَدَني مِنَ الْمُسْلِمينَ وَالْمُؤْمِنينَ يا رَبَّ الْعالَمينَ
Allâhummaghfirlî mâ lâ yadhurruka, wa’thinî mâ lâ yanqushuka, fainnakal wasî’u rahmatuhu, al-badî’u hikmatuhu. Wa a’thinis sa’ata wad-di’ata, wash-shidqa wash-shihhah, wal-bukhû’a wal-qunû’, wasy-syuka wal-mu’âfâh, wat-tawâ wash-shabra, wash-shidqa ‘alayka wa ‘alâ awliyâika, wal-yusra wasy-syukra. Wa a’mim idzâlia yâ Rabbî ahlî wa waladî wa ikhwânî fîka wa man ahbabtu wa ahabbanî, wa waladtu wa waladanî minal muslimîna wal-mu’minîn yâ Rabbal ‘âlamîn.
Ya Allah, ampuni salah dan dosaku yang tak akan membahayakan-Mu, berikan  padaku karunia yang tak akan  mengurangi rahmat-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Luas rahmat-Nya, Maha Indah hikmah-Nya. Karuniakan padaku  keluasan rizki dan kedamaian, keamanan dan kesehatan, kepuasan hati dan qana’ah, rasa terima kasih dan keselamatan, takwa dan kesabaran, kejujuran pada-Mu dan para kekasih-Mu, kemudahan dan rasa syukur. Ya Rabbi, berikan juga semua itu pada keluargaku, anak-anakku, saudara-saudaraku yang seiman, orang yang kucintai dan yang mencintaiku, keturunanku dan orang tuaku yang muslim dan mukmin, ya Rabbal `alamin.
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللّهُمَّ اِنّي اَساَلُكَ صَبْرَ الشّاكِرينَ لَكَ، وَعَمَلَ الْخائِفينَ مِنْك، وَيَقينَ الْعابِدينَ لَكَ، اَللّهُمَّ اَنْتَ الْعَلِيُّ الْعَظيمُ، وَاَنَا عَبْدُكَ الْبائِسُ الْفَقيرُ، اَنْتَ الْغَنِيُّ الْحَميدُ، وَاَنَا الْعَبْدُ الذَّليل، اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى مُحَمَّد وَآلِهِ وَاْمْنُنْ بِغِناكَ عَلى فَقْري، وَبِحِلْمِكَ عَلى جَهْلي، وَبِقُوَّتِكَ عَلى ضَعْفي، يا قَوِيُّ يا عَزيزُ، اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى مُحَمَّد وَآلِهِ الاْوصياءِ الْمَرْضِيِّينَ، وَاكْفِني ما اَهَمَّني مِنْ اَمْرِ الدُّنْيا وَالاخِرَةِ يا اَرْحَمَ الرّاحِمينَ
Allâhumma innî as-aluka shabrasy syâkirîn laka, wa ‘amalal khâifina minka, wa yaqînal ‘abidîna laka. Allâhumma Antal ‘Aliyyul ‘Azhîmu, wa ana ‘abdukal bâisul faqîr. Antal ghaniyyul Hamîd, wa anal ‘abdudz dzalîl. Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âlihi wamnun bighinâka ‘alâ faqrî, wa bihilmika ‘alâ jahlî, wa biquwwatika ‘alâ dha’fi, yâ Qawiyyu yâ ‘Azîzu. Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âlihil awshiyâil mardhiyyîna, wakfinî ma ahammanî min amrid dun-yâ wal-âkhirah yâ Arhamar râhimîn.
Ya Allah, aku memohon kesabaran orang-orang yang bersyukur pada-Mu,
amal orang-orang takut pada-Mu,
keyakinan orang-orang yang beribadah pada-Mu.
Ya Allah, Engkau Maha Mulia dan Maha Agung,
sedangkan aku adalah hamba-Mu yang sengsara dan fakir.
Engkau Maha kaya dan Maha Terpuji, sedangkan aku adalah hamba-Mu yang hina.
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya,
karunikan kekayaan-Mu pada kefakiranku, santun-Mu pada kejahilanku, kekuatan-Mu pada kelemahanku wahai Yang Maha Kuat dan Maha Mulia.
Ya Allah, sampaikan kepada Muhammad dan keluarganya para washi yang diridhai,
cukupi apa yang kuinginkan dalam urusan dunia dan akhirat wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi.
(Mafatihul Jinan, bab2, tetang bulan Rajab)

Minggu, 16 Maret 2014

Wanita Jelmaan

[bukan] Tulisan Ilmiah
P
ikiran ini tak pernah muncul dariku sebelumnya. Pikiran ini juga bungkan bermaksud untuk mendiskreditkan salah satu pihak. Ini hanya sekadar candaan yang dapat mengilhami kita akan kehidupan. Karena kehidupan tak selamanya kita harus seirus mulu. Isi sedikit waktu yang kita gunakan untuk serius dengan penatnya kehidupan dengan candaan. Langsung saja aku mulai candaan yang kudapatkan dari banyak pihak yang telah mengilhami kehidupanku.

            Candaanku kali ini membahas tentang wanita. Mengapa harus wanita? Tentu saja karena wanita itu indah. Bulshit gak sih? Terserah anda semua memandang wanita dari perspektif mana. Ketika aku bilang wanita itu indah dan anda tidak setuju, berarti anda sedang sakit hati karena wanita. Mungkin karena anda patah hati karena anda hanya dapat melihat saja dia tanpa memiliki karena prinsip anda “cinta tak harus memiliki”. Bagi yang setuju dengan statement tadi, berarti anda sedang berbunga hatinya karena masih bisa merasakan indahnya kasih sayang.
            Langsung ke pokok bahasan kita tadi yaitu tentang wanita. Bicara tentang wanita aku teringat saat pelajaran bahasa indonesia saat smp dulu. Kala itu kami semua diminta untuk membuat sinonim kata dalam kalimat. Si guru memberikan contoh seperti berikut : Wanita yang melahirkanku itu  sedang duduk termenung di dapur. Kata yang digaris bawahi itu tentu anda tahu maksudnya. Dan ketika guru sudah memberikan contoh, tentunya dia pasti menyuruh muridnya untuk membuat contoh juga.
            Saat seperti itulah yang membuat suasana kelas hening dan aku pikir apakah ketika itu akan muncul seonggok sosok makhluk astral sehingga membuat murid takut untuk mengacungkan diri. Aku dengan PD-nya mengangkatkan tangan meski dalam otakku belum terpikir apapun jua. Dengan spontan guru menunjukku dan aku masih berpikir menjawabnya. Gugup mulai nampak pada wajahku. Kugigit ujung jempol sebentar lalu memberanikan diri maju mengambil spidol dan menuliskan sebuah kalimat berikut : Lelaki yang menghamili wanita yang melahirkanku tertawa  melihatku berada di sini.
            Setelah aku selesai menulisnya seisi kelas mengataiku gila. Aku bengong saja dengan respon mereka yang demikian. Aku hanya menjalankan perintahku untuk membuat kalimat yang terdapat unsur sinonim katanya. Kenapa pemikiran seperti itu dibilang omes “otak mesum”. Bagiku sex education itu kan juga penting. Dan berikut ini adalah beberapa hal pentingnya pendidikan seks bagi remaja (Diana Septi Purnama, M.Pd):
•  Untuk mengetahui informasi seksual bagi remaja
•  Memiliki kesadaran akan pentingnya memahami masalah seksualitas
•  Memiliki kesadaran akan fungsi-fungsi seksualnya
•  Memahami masalah-masalah seksualitas remaja
• Memahami faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya masalah-masalah seksualitas
Kenapa setiap remaja yang membicarakan tentang sex itu dianggap cabul bin mesum. Dari situ aku berangkat untuk memutar mind set yang bisa dibilang masih salah. Aku sempat menerka tentang siapa yang salah sih pada kondisi keluarga yang hancur. Pasti anda semua bisa menjawab pernyataan atau bisa dianggap pertanyaan itu.
Kembali lagi ke pokok bahasan kita. Wanita itu identik dengan kedewasaan dan tanpa kita sadari ketika kita bertemu dengan seorang wanita yang berusia sekitar 30an kita selalu memanggil mereka dengan ibu, tante, bunda atau yang lainnya tanpa menanyakan terlebih apakah dia sudah menikah atau belum. Dasar orang-orang seperti itu sok kenal.
Berbicara tentang ibu-ibu, aku ini lagi sebel dengan ibuku. Banyak orang yang mengatakan bahwa ibu adalah orang yang bertanggung jawab dalam hidup kita. Dialah yang mengandung, melahirkan, menyusui dan apalah itu pokoknya. Tapi kenapa aku setiap harinya disuruh makan racun? Tiap hari aku harus memakan masakan dari yang mengandung vetsin. Apa itu yang namanya wanita terindah? Dia seteganya meracuni aku. Dia meracuni dengan racun yang berakibat seperti berikut :
§  Sakit kepala
§  Flushing
§  Berkeringat
§  Wajah terasa tertekan dan sesak
§  Mati rasa, kesemutan atau terbakar di daerah wajah, leher dan daerah lain
§  Jantung berdebar-debar
§  Nyeri dada
§  Mual
§  Kelemahan   (Sumber)
Ya begitulah ironi di kehidupan kita ini, terkadang orang yang kita rasa atau terlihat baik tidak menutup kemungkinan untuk bertindak buruk. Begitu pula dengan ibu,kita sering memuji kebajikan dan kemuliaannya. Namun kita luput untuk mengingatkannya terkait tindakannya yang bisa membahayakan generasi selanjutnya. Aku tidak bermaksud mendiskreditkan sekelompok atau apapun lah itu. Aku hanya mencoba merepresentasikan pengalaman yang ada.
Mungkin itu tadi sedikit info yang sedikit konyol dan semoga maksud yang aku inginkan tercapai. Memang kehidupan kadang tidak jelas arahnya seperti dengan tulisanku ini yang tak jelas maksudnya. Sebelum mengakhiri tulisan ini aku menyampaikan kenapa aku memilih wanita? Kok tidak PEREMPUAN? Ada seseorang yang bilang bahwa perempuan itu bermakna buruk. Kenapa bisa demikian? Karena PEREMPUAN itu singkatan dari PEngen REMas PUnya ANda.



Don't forget to :
Add my facebook at here
Follow my twitter at here
Like my fan pages at here
Subscribe my youtube's channel at here