SEMANGAT ITU MASIH ADA SAMPAI UJUNG SENJA

Tetaplah berjuang sampai ujung senja. Jadikanlah batas kesabaran itu hingga Allah ridho pada diri. Semangatlah apa pun yang terjadi karena hakikatnya meskipun diri tak mau semangat, sesuatu apa pun itu akan tetap terjadi jua.

Sebaik-baiknya teman adalah yang menunjukkan kepada kebaikan.

Teman merupakan bagian yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan ini. Tanpa kehadiran teman kita bukanlah apa-apa, dan bukan siapa-siapa. Dalam cakupan yang luas, teman juga bisa diartikan sebagai orang yang menemani kebersamaan dan membantu kita, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mendapatkan Ketenangan Hati Dalam Menghadapi Masalah Hidup

Setiap manusia tidak ada yang tidak mempunyai masalah hidup, terlepas dari segala aspek status maupun derajatnya. Terkadang masalah tersebut bisa membuat kita menjadi stres atau bahkan akhirnya menjadi sakit, namun jika kita pandai untuk mengelolanya dengan baik masalah tersebut justru bisa menjadi sesuatu pelajaran yang sangat berguna untuk kita.

Rasa gembira merupakan kesan positif kejiwaan yang muncul di berbagai keadaan.

Menghapus rasa duka dan menciptakan keceriaan merupkan hal yang cukup baik untuk diri sendiri maupun bagi keluarga dan masyarakat. Karena rasa duka dan ceria tidak hanya terbatas pada pribadi manusia. Keceriaan dan kesedihan seorang manusia boleh berpengaruh juga terhadap orang lain. Oleh kerana itu, kesedihan ataupun keceriaan seseroang berpengaruh juga bagi orang lain di sekitarnya.

Atasi rasa lelah

Jangan kalah sama rasa lelah. Ketika kita terjangkiti rasa lelah, hanya ada dua pilihan, berhenti atau meneruskan. Tapi ketahuilah, bahwa berhenti karena lelah itu adalah simbol dari kekalahan, menyerah dan putus asa, yang merupakan bagian dari kekufuran.

Jumat, 11 September 2020

HARIS NYAMBAT - MEMOTONG KUKU

Memotong kuku merupakan salah kategori dari kebersihan dzhohir menurut Ulama. Terlebih sekarang di hari Jum'at jadi dapat sunnahnya pula. Tapi kadang-kadang hal ini masih banyak yang mengabaikannya, entah karena kurangnya pengetahuan akan hal ini atau rasa malas untuk memotong kukunya.



Guru saya sering berkata biasanya orang yang punya hobi "ngingu kuku" / memanjangkan kukunya pasti orang malas. Jadi bagaimana dia bisa membersihkan Bathin kalau tidak peka / peduli dengan kondisi dzhohirnya. Dan konon setan akan bersemayam di kuku-kuku tersebut.


Untuk cara atau rukunnya pun beragama, Imaamul Chaddaad Shochibur Rootib dalam kitabnya Risaalatul Mu'aawanah memaparkan sistematika memotong kuku. Pertama dari telunjuk kanan hingga jari kelingking, lalu jari kelingking tangan kiri hingga ibu jari dan diakhiri dengan ibu jari kanan. Sedangkan untuk KAKI mulai jari kelingking kaki kanan dan diakhiri pada kelingking kaki, sesuai dengan cara kita memasukkan air ke dalam sela jari kaki ketika wudhu.


Adapun cara lain seperti yang guru kami, dengan metode AWKHOSAB (اوخسب) dan KHOWABIS (خوابس).


Maksudnya, 

ا = ibham atau ibu jari

و = wustho, jari tengah

خ = khinsir, jari kelingking

س = sababatun, jari telunjuk

ب = bunshir, jari manis


خ = khinsir, jari kelingking

و = wustho, jari tengah

ا = ibham atau ibu jari

ب = bunshir, jari manis

س = sababatun, jari telunjuk


Adapun untuk kaki, kebalikan dari urutan saat menyela-nyelai jari saat berwudhulah, yakni mulai dari kelingking sebelah kiri hingga kelingking sebelah kanan.


Hukumnya makruh lho memanjangkan kuku hingga melebihi 40 hari. Dan ini juga untuk bulu kemaluan. Jadi untuk menjadi orang yang beriman kita juga harus resikan. Karena Anadzhofatu minal iman, kebersihan adalah sebagian dari iman.

SEKIAN


Semoga hidayah senantiasa menaungi diri kita semua.


#harisnyambat #harissaputro #sambat #sangpendosa #memotongkuku #kebersihan #sunnahrasul #kebersihansebagiandariiman