SEMANGAT ITU MASIH ADA SAMPAI UJUNG SENJA

Tetaplah berjuang sampai ujung senja. Jadikanlah batas kesabaran itu hingga Allah ridho pada diri. Semangatlah apa pun yang terjadi karena hakikatnya meskipun diri tak mau semangat, sesuatu apa pun itu akan tetap terjadi jua.

Sebaik-baiknya teman adalah yang menunjukkan kepada kebaikan.

Teman merupakan bagian yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan ini. Tanpa kehadiran teman kita bukanlah apa-apa, dan bukan siapa-siapa. Dalam cakupan yang luas, teman juga bisa diartikan sebagai orang yang menemani kebersamaan dan membantu kita, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mendapatkan Ketenangan Hati Dalam Menghadapi Masalah Hidup

Setiap manusia tidak ada yang tidak mempunyai masalah hidup, terlepas dari segala aspek status maupun derajatnya. Terkadang masalah tersebut bisa membuat kita menjadi stres atau bahkan akhirnya menjadi sakit, namun jika kita pandai untuk mengelolanya dengan baik masalah tersebut justru bisa menjadi sesuatu pelajaran yang sangat berguna untuk kita.

Rasa gembira merupakan kesan positif kejiwaan yang muncul di berbagai keadaan.

Menghapus rasa duka dan menciptakan keceriaan merupkan hal yang cukup baik untuk diri sendiri maupun bagi keluarga dan masyarakat. Karena rasa duka dan ceria tidak hanya terbatas pada pribadi manusia. Keceriaan dan kesedihan seorang manusia boleh berpengaruh juga terhadap orang lain. Oleh kerana itu, kesedihan ataupun keceriaan seseroang berpengaruh juga bagi orang lain di sekitarnya.

Atasi rasa lelah

Jangan kalah sama rasa lelah. Ketika kita terjangkiti rasa lelah, hanya ada dua pilihan, berhenti atau meneruskan. Tapi ketahuilah, bahwa berhenti karena lelah itu adalah simbol dari kekalahan, menyerah dan putus asa, yang merupakan bagian dari kekufuran.

Tampilkan postingan dengan label KARYA ETOSER MALANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KARYA ETOSER MALANG. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2013

Gerbang Utama Kampus Ditutup




S
 Karya : Muhamad Jayuli


etelah melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jembatan Sukarno Hatta (Suhat) selama 3 hari berturut-turut, untuk mengurai kemacetan akhirnya diputuskan pintu keluar masuk Universitas Brawijaya (UB) bagian belakang akan ditutup total. Itu merupakan hasil dari rapat koordinasi di Pemkot Malang yang mencari jalan keluar mengatasi kemacetan di kawasan tersebut. Keputusan ini setelah dilakukan evaluasi menyeluruh dari rekayasa lalu lintas.
Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa akses keluar masuk UB tersebut memiliki andil besar terjadinya kemacetan lalu lintas karena menghambat arus lalu lintas dari tiga arus besar yaitu Jl Mayjen Panjaitan, Jl MT Haryono dan Jl Suhat. Keputusan ini merupakan langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan kemacetan di kawasan tersebut yang selama ini dikeluhkan. Selain itu, yang tak kalah pentingnya untuk mengurangi beban Jembatan Suhat.
Dengan penutupan pintu keluar masuk UB maka arus lalu lintas mengalami perubahan. Yaitu, arus dari Jl Mayjen Panjaitan – Jl MT Haryono, dapat langsung lurus sedangkan yang belok kanan ke Jl Suhat mengikuti isyarat lampu. Dari arus Jl MT Haryono – Jl Mayjen Panjaitan, dibagi dua arus yaitu kendaraan dapat lurus ke Jl Mayjen Panjaitan dengan mengikuti isyarat lampu dan dapat belok kiri ke Jl Suhat tanpa isyarat lampu.
Sedangkan kendaraan dari Jl Suhat juga akan dibagi menajdi dua arus, yaitu dapat belok kiri ke Jl Mayjen Panjaitan tanpa isyarat lampu. Untuk kendaraan yang belok kanan ke Jl MT Haryono sejenak harus berhenti sesuai isyarat lampu. Penutupan pintu gerbang ini di manfaatkani oleh mahasiswa untuk latihan freestyle BMX. Jum’at(27/9/13)sore, jalan kosong ini di gunakan setiap ada waktu kosong di sela-sela kuliah. Untuk mengasah kemampuan mereka memainkan sepedanya.

Masjid Raden Patah, Penuh Dengan Kisah


 
D


 i setiap tempat, di setiap gedung, di setiap daerah, bahkan di setiap rumah seorang muslim alangkah sejuknya bila terdapat tempat ibadah yang asri dan nyaman. Hal inilah yang seringkali menjadi topik perbincangan para punggawa di kampus perjuangan, Universitas Brawijaya. Masjid gagah yang dahulu kala menjadi pusat ibadah umat islam di Universitas Brawijaya, masjid yang menjadi pusat aktivitas kajian keislaman, masjid yang dinamakan Masjid Raden Patah.
Masjid Raden Patah didirikan oleh mantan presiden Republik Indonesia, yaitu Bapak Soeharto. Delapan tahun berselang, kini masjid yang dulu ramai syiar Islam dan para aktivis dakwah kampus itu telah bersalin rupa. Arsitektur khas masjid dengan atap yang bertumpang tiga, telah berganti menjadi gedung sebuah fakultas di Universitas Brawijaya. Menurut pembicaraan para mahasiswa, Masjid Raden Patah memang sengaja dirubuhkan untuk diganti dengan gedung Fakultas Ekonomi. Perencanaannya, Masjid Raden Patah akan dipindah lokasikan. Namun apakah yang terlihat hingga sekarang ini? Pembangunan Masjid Raden Patah yang baru tak kunjung usai.
Kini masjid yang disebut Masjid Raden Patah hanyalah sebuah bangunan berupa aula yang tidak memiliki kubah. Bangunan baru yang dijanjikan akan segera dibangun hingga saat ini belum juga terwujud. Sungguh suatu kejadian yang miris. Mengapa untuk membangun gedung fakultas yang baru bisa dengan cepat dilaksanakan tetapi untu membangun ulang tempat ibadah agama tercinta tak kunjung direalisasikan? Saat ditanyai soal hal tersebut, pihak rektorat hanya menjawab “Dahulu pelaksana proyek masjidnya kabur, jadi pembangunannya sempat molor.” Alasan logis yang membuat para aktivis Islam di kampus bersuara “Kenapa gak secepatnya cari orang baru? Cuma membangun sebuah masjid, bertahun-tahun ga jadi juga.” Dramatis memang yang telah terjadi mengenai permasalahan ini.

Perpus Punya Kabar



M


ahasiswa/Mahasiswi brawijaya siapa tak kenal dengan UPT Perpustakaan Universitas Brawijaya. Perpustakaan merupakan suatu tonggak dimana mahasiswa mencari ilmu selain di bangku perkuliahan. Perpustakaan universitas brawijaya yang pernah mendapatkan sebagai perpustakaan terbaik di jawa timur terbukti bahwa buku/referensi terlengkap, selain itu fasilitas tak kalah dengan perpustakaan internasional dari Wifi yang super cepat,kenyamanan yang begitu bagus.
            Tak heran jika Mahasiswa universitas brawijaya sering mengunjungi UPT perpustakaan universitas Brawijaya. Tidak hanya mahasiswa universitas brawijaya saja yang menikmati fasilitas tersebut. Tetapi masyarakat,mahasiswa Universitas Negeri malang dan PTS yang ada di Malang. UPT Perpustakaan tersebut mempunyai Gazebo yang dimana mahasiswa tidak harus masuk ke Perpustakaan tetapi mahasiswa dapat mengaskses internet dengan menggunakan WIFI di Luar Perpustakaan (GAZEBO).
            Terbukti selalu mahasiswa universitas Brawijaya meramaikan UPT Perpustakaan UB di Sore Hari dan Malam hari. Tidak heran bahwa UPT Perpustakaan Universitas Brawijaya selalu tutup malam pukul 10 malam. Hal ini yang membedakan Perpustakaan UB dengan Perpustakaan yang lain dan Pelayanan Perpustakaan tersebut. Rata – rata mahasiswa brawijaya mengakses WIFI hanya untuk Chatting 45 % ,Tugas 35% dan keperluan Lain – lain 20 %,
            Mahasiswa Brawijaya banyak berprestasi hanya dengan sering membaca perpustakaan. Atau hanya sekedar mengerjakan tugas dan mencari referensi untuk praktikum. Tetapi kekurangan UPT Perpustakaan UB tersebut hanya berfokus pada satu gedunng tersebut, padahal Mahasiswa brawijaya membutuhkan Perpustakaan di setiap Fakultas. Misalnya Universitas Airlangga yang sudah melengkapi setiap fakultas terdapat Perpustakaan.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Peran Umat Islam baik secara Global maupun Lokal untuk Mewujudkan Masyarakat Madani



ETOSER 2013 

                Awal mula munculnya Islam adalah karena hijrahnya nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah, sebelumnya raja Quraisy yang paling berkuasa hingga akhirnya dipatahkan oleh baginda rasulullah SAW sampai kekuasaanpun akhirnya dipegang oleh baginda rasulullah SAW. Sejak itulah islam menjadi lebih mudah disebarkan hingga ke penjuru dunia termasuk Indonesia. Indonesia adalah negara yang mayoritas masyarakatnya adalah umat islam. Salah satu Negara yang tergolong negara islam terbesar di dunia. Jika kita pelajari kembali sejarah-sejarah islam di Indonesia, bagaimana islam masuk ke Indonesia begitu luar biasa. Mengurai kembali perjuangan tokoh-tokoh muslim Indonesia yang telah berjuang, berjihad dan melewati semua pertentangan dari kelompok-kelompok penentang demi kejayaan dan kemerdekaanumat muslim di negeri ini. Hingga bermunculan para generasi penerus yang ingin berjihad meneruskan perjuangan para wali yang teramat menakjubkan, para sufi dan pejuang-pejuang islam lainnya yang sangat menggetarkan jiwa. Sungguh hebat orang-orang tersebut karena berkat semangat juang dan cucuran darah beserta keringat mereka sedangkan kita dapat menghirup udara segar. Tinggalah kita sebagai penerus bangsa yang seharusnya selalu bersemangat untuk meneruskan perjuangan para sejarahwan muslim di masa modern ini. Kita patut berterima kasih dan bersyukur pada baginda rasulullah SAW, sang uswatun hasanah kita, panutan yang selalu menjadi contoh bagi kita dapat memetik buah kerja keras mereka walau secara kita sadari bahwa sekarang ini masih banyaknya penjajahan moral yang kian merasuk dan mulai meracuni para generasi muda negeri ini. Pun masih tidak sedikit juga umat islam di Indonesia ini yang hanya mengaku islam dan hanya ingin mendapatkan status islam tanpa melakukan bahkan mengetahui bagaimana umat islam sesungguhnya bagaimana menjadi manusia yang benar-benar sesuai dengan tuntunan rasulullah SAW, menjadi umat islam yang senantiasa mau bertaqwa pada tuhannya. Sepertinya islam sudah mengakar sekali di masyarakat tetapi masih banyak kepercayaan-kepercayaan masyarakat, entah di desa atau di daerah-daerah tertentu yang masih melakukan hal-hal yang tidak ad tuntunannya. Jumlah pemeluk umat islam di Indonesia memang sangat tinggi tapi bentuk keislaman mereka masih belum memuaskan. Tidak seharusnya dilakukan tapi masih tetap dilakukan. Kebanyakan rakyat Indonesia ditekan dan ditenggelamkan oleh budaya barat, mengingat globalisasi sudah masuk merasuk ke segala arah, maka budaya-budaya barat dapat masuk melalu media global tersebut. Kita tahu budaya barat dapat masuk melalui media global tersebut. Kita tahu budaya mereka adalah salah dan kontras dengan budaya islam di Indonesia tetapi realitanya masih banyak sekali yang meniru cara berpakaian, gaya hidup, sikap yang sangat ingin menyamai budaya barat. Hal-hal yang salah di negeri ini memang harus segera di ubah bahkan dihilangkan agar tidak semakin menyebar ke segala penjuru dunia dan dapat memberikan keburukan tersendiri dan membuat umat islam terjerumus, mudah diakali dan dibodohi hingga akhirnya mereka keluar dari jalur kebenaran dan masuk ke jurang kesesatan yang dibenci Allah SWT. Sungguh bumi ini akan hancur jika hal semacam ini benar-benar terjadi, walau kita memang harus meyakini adanya hari kiamat saja sudah banyak kekacauan, kehancuran dan kerusakan yang sangat dianggap biasa dan normal, terutama generasi mudalah sasarannya, pemikiran anak muda saat ini memang sulit karena begitu kuatnya budaya salah yang merusak diri mereka. Anak muda adalah sasaran empuk bagi orang-orang kafir untuk dijadikan sebagai penerusnya, melalui pemikiran, sikap, gaya hidup, agama, kebudayaan yang berasal dari negeri-negeri barat yang bermaksud menghancurkan umat islam di negeri ini. Memang tidak semua budaya orang barat berlawanan dengan negeri ini, ada budaya-budaya mereka yang positif dan patut dijadikan contoh dan teladan yang baik sebagai penyemangat generasi muda dalam mengelola negeri ini. Suatu negara memang tidak dapat hidup sendiri pasti akan saling membutuhkan untuk kepentingan pembangunan antara sesame manusia, masyarakat dan alam semesta, tetapi memang kita harus cerdas dan selektif dalam memilih dan berhati-hati dalam mengambil tindakan.
                Sudah saatnya para generasi muda inilah yang menggantikan posisi para pemimpin-pemimpin bangsa. Untuk mencapai masyarakat beradab maka kita butuh seorang pemimpin yang beradab pula, karena masyarakat beradab lahir dari seseorang pemimpin yang beradab pula menjadi seorang pemimpin itu tidak mudah. Pemimpin adalah panutan, panutan bagi masyarakat di bawahnya. Seorang pemimpin harus memiliki budi pekerti dan akhlak yang mulia. Pemimpin yang baik bagi umat islam adalah pemimpin yang selalu menjunjung tinggi agamanya, selalu menyeru dalam kebaikan, bertanggung jawab dan adil. Tinggal kita sebagai generasi pengurus mempersiapkan bagaimana untuk memiliki karakter pemimpin untuk mengggantikan posisi pemimpin-pemimpin bangsa. Sekarang saatnya kita untuk berusaha keras, selalu mengasah diri agar semakin terlatih, minimal kita bisa memimpin  misalnya di suatu masyarakat kecil juga selalu bersemangat dalam menuntut ilmu karena dengan kita menjadi orang yang berilmu maka itu akan membuat mental lebih percaya diri dan menjadikan selalu siap dalam segala hal. Sebagai umat islam yang selalu taat pada agamanya kita sebagai generasi muslim juga harus senantiasa meningkatkan kadar keislaman dan keimanan kita sebagai generasi muslim kita juga harus tetap memberikan kontribusi dalam berbagai bidang kehidupan ekonomi, sosial dan politik. Seharusnya kita sebagai umat muslim yang tahu dan paham akan syariat serta tuntunan maka seharusnya kita umat muslim lah yang memimpin di berbagai bidang ekonomi, sosial dan politik karena sekarang ini banyak sekali bidang-bidang dipimpin oleh orang non-muslim sehingga banyak hal-hal yang menyimpang untuk dilakukan. Sekalipun juga ada pemimpin muslim yang masih menyimpang. Kondisi masyarakat Indonesia sangat bergantung pada kontribusi dari umat islam. Masyarakat akan lebih mengenal islam karena pemuda-pemuda muslimnya yang mau konsisten dalam pengajaran islam dalam kehidupan, sekalipun hanya melalui jalur-jalur dan cara-cara yang ada. Tetapi dengan kontribusi para pemudanya untuk memajukan mutu keimanan masyarakat banyak maka akan lebih memberdayakan umat islam, akan lebih meningkatkan keberadaban umat muslim. Pemuda-pemuda muslim yang hidup di peradaban globalisasi dan modernisasi informasi harus mampu bertentangan dan keluar dari ajaran islam, seperti kriminalitas, korupsi, perzinaan dan lainnya. Semuanya sudah menjadi tugas para generasi muslim karena merekalah nantinya yang akan menggantikan posisi para pemimpin-pemimpin di berbagai bidang kehidupan. Generasi muslim harus mempersiapkan dan mengerahkan ide untuk menemukan celah dalam penyelesaian masalah kehidupan tersebut. Generasi muslim adalah generasi yang tangguh dan dapat mencerminkan sikap hidup islami yang akan juga menjadikan bangsa dan masyarakat Indonesia menjadi kuat dan sejahtera. Kita sebagai generasi muda muslim Indonesia harus menjadi pemuda yang kritis akan segala gagasan yang muncul dan terutama menyangkut dengan kehidupan islam. Kita tidak boleh mudah terpengaruh dan asal nurut pada apa yang tidak kita pahami. Kita tidak boleh kalah dengan pemuda-pemudi luar, terutama pemuda-pemudi non-muslim kita harus menunjukkan bahwa pemuda muslim adalah pemuda yang cerdas dan berakhlakul karima. Kita jangan mudah toleransi pada sesuatu yang kurang jelas. Kita harus tetap menjadi pemuda yang memiliki pendirian dan selalu menjadi umat amar ma’ruf nahi munkar. Kita harus menjadi generasi yang berani dan mau memberikan aspirasinya demi pembangunan dan kepentingan bangsa secara menyeluruh. Yang paling utama adalah kita harus bisa memajukan kualitas diri masing-masing individu, jika pemuda Indonesia mau untuk selalu berbuat positif maka energi positif itu akan menyebar ke seluruh bagian tubuh dan selalu menjaga diri kita untuk terus berperilaku positif. Karena semua itu harus dimulai oleh pemuda-pemudi generasi muslimnya, kita pun berharap agar kita tak selalu salah dalam memilih pemimpin agar kita selalu berfikir karena pemimpin adalah tonggak awal masyarakat. Dan kita juga harus tetap selalu meningkatkan kualitas diri semaksimal mungkin karena kita lah para penerus pemimpin-pemimpin Indonesia yang nantinya akan membuat sebuah sejarah baru dan yang akan selalu menjadi panutan generasi-generasi penerus.